Beberapa kali Admin mendapatkan pertanyaan melalui email, whatsapp maupun sms yg meminta opini atas kondisi skoliosis yg sedang dialami oleh Penanya. Mohon dengan sangat dipahami bahwa Admin bukanlah seorang dokter, dan oki Admin tidak berkompeten untuk memberikan jawaban. Misalnya mengenai berapa derajad kelengkungan skoliosis berdasarkan foto rontgent yg dikirim ke Admin. Bapak/ ibu harus berkonsultasi ke dokter tulang belakang untuk jawaban atas pertanyaan tersebut. Admin hanya ingin berbagi pengalaman tentang operasi Skoliosis, bukan untuk memberikan opini atau pendapat medis. Terima kasih, semoga bermanfaat dan TETAP SEMANGAT!

Saturday, February 16, 2013

Raja Richard III ternyata Skolioser juga

REPUBLIKA.CO.ID, LEICESTER -- Universitas Leicester Inggris telah menemukan tulang-belulang milik Raja Richard III. Tidak disangka, tulang-belulang tersebut ditemukan di bawah lapangan parkir gereja Greyfriars.

Arkeolog telah melakukan penggalian sejak Agustus 2012. Gereja tersebut diduga berada di lapangan dewan kota Leicester. Pada 6 September 2012 tulang-belulang tersebut ditemukan.

Dilansir laman Fox News, Selasa (5/2), Fakultas Arkeologi dan Sejarah Universitas Leicester mengumumkan hasil tes DNA atas tulang tersebut. Hasilnya, tengkorak tersebut benar milik Raja Richard III.

"Tengkorak tersebut dalam kondisi bagus meskipun agak rapuh," ujar peneliti Jo Appleby.

Penemuan tersebut termasuk tulang belakang yang melengkung dan luka konsisten di kepala. Dua ciri ini sesuai dengan catatan sejarah Raja Richards yang tewas dibunuh dalam perang. Tulang belakang yang mengalami skoliosis juga cocok dengan ciri-ciri yang diberikan William Shakespeare yang menulis kisah Raja Richard III.

Richard tewas pada Agustus 1485 pada Pertempuran Bosworth Field di Midlands Inggris. Dalam catatan ia dimakamkan oleh biarawan Fransiskan di gereja mereka di Leicester, 100 km di utara London. Namun gereja tersebut dibongkar oleh Raja Henry VIII pada 1538 dan lokasi tersebut akhirnya dilupakan.

Reporter : Friska Yolandha
Redaktur : Fernan Rahadi

0 comments:

Post a Comment