Beberapa kali Admin mendapatkan pertanyaan melalui email, whatsapp maupun sms yg meminta opini atas kondisi skoliosis yg sedang dialami oleh Penanya. Mohon dengan sangat dipahami bahwa Admin bukanlah seorang dokter, dan oki Admin tidak berkompeten untuk memberikan jawaban. Misalnya mengenai berapa derajad kelengkungan skoliosis berdasarkan foto rontgent yg dikirim ke Admin. Bapak/ ibu harus berkonsultasi ke dokter tulang belakang untuk jawaban atas pertanyaan tersebut. Admin hanya ingin berbagi pengalaman tentang operasi Skoliosis, bukan untuk memberikan opini atau pendapat medis. Terima kasih, semoga bermanfaat dan TETAP SEMANGAT!

Friday, May 31, 2013

Penting Ga Penting

Jadi dokter mungkin sering serba salah. Apalagi kalau dapat pasien yang cerewet, ngeyel dan suka kemeruh alias sok tau. Tapi ya mau gimana lagi, sudah menjadi resiko profesinya. Padahal, jadi si Pasien malah lebih serba salah lagi. Apalagi kalau ketemu dokter yg modelnya freak, pendiam, ngeselin dan sangat pelit berbagi ilmu. Ditanya ini diem. Ditanya itu diem. Maunya nyuntik melulu. Ditanya sepuluh jawabnya cuma satu. Menjawabnya cuma seiprit2 macam yes-no question ujian sekolah. Jujur saja, kalau ketemu yg model begini,  mendingan ga usah periksa deh, langsung cabut pulang. Ntar juga sembuh sendiri .....!

Menurut Admin, bisa berkomunikasi lancar dengan seorang dokter adalah sangat penting, dan ini bisa membantu mempercepat 'kesembuhan' pasien.  Dokter yang baik, ramah, dan selalu berusaha memberikan jawaban saat ditanya oleh pasien bisa jadi sudah memberi 50% efek kesembuhan buat si pasien. Dokter ini juga sadar bahwa itu semua adalah 'hak' seorang pasien.


Dulu - masih ingat ketika kami tinggal di kota Bekasi tercinta, kalau anak2 kami demam dan sakit, kita bawa periksa ke Prof Agus Firmansyah di RSIA Hermina Bekasi (maaf bukan ngiklan). Boleh percaya boleh tidak, baru ngeliat muka dokternya aja, si anak yg sakit langsung terlihat ceria dan cengingisan malu2 saat disapa oleh sang dokter dengan gayanya yg seperti film kartun. Apalagi si dokter ini sangat ramah dan terlihat sangat peduli dengan anak. Baru di-pegang2 perutnya, udah langsung pecicilan lagi. Bener2 magic. Cuma yaitu, periksanya ga sampai lima menit, ngantrinya dua jam. Kami suka bilang singkatan nama AGUS adalah : Antrinya-Gila-Urusannya-Sebentar!!!!

Begitu pula saat menentukan apakah anak kami harus menjalani operasi skoliosis atau tidak. Keberanian itu timbul saat bertemu dengan dokter yg mempu meyakinkan kami bahwa semuanya akan baik2 saja. Tanpa harus mengabaikan campur tangan Tuhan yang maha mengatur segalanya di dunia ini.

Seperti judulnya, post ini memang penting-ga-penting. Tapi sangat penting bagi kami.

0 comments:

Post a Comment